Kita mengenal tiga jenis reproduski sel, yaitu Amitosis, Mitosis dan Meiosis (pembelahan reduksi). Amitosis adalah reproduksi sel di mana sel membelah diri secara langsung tanpa melalui tahap-tahap pembelahan sel. Pembelahan cara ini banyak dijumpai pada sel-sel yang bersifat prokariotik, misalnya pada bakteri, ganggang biru. MITOSIS adalah cara reproduksi sel dimana sel membelah melalui tahap-tahap yang teratur, yaitu Profase...
Assalamu'alaikum Wr Wb rasa syukur saya panjatkan kehadirat allah SWT,karena rahmatnyalah saya bisa menciptakan laman ini yang tak lain bertujuan untuk membantu saudara"q yang menempuh kuliah jurusan penjaskes.kami disini mempunyai keinginan agar mereka" yang membutuhkan bisa lebih mudah lagi mencari tugas"nya semoga dengan pa yang ada ini bisa berguna buat mereka" yang membutuhkan.terakhirkalinya saya ucapkan semoga bermanfaat.amin.jazakumulloh khairon katsiron wassalamu'alaikum Wr Wb
Tampilkan postingan dengan label Biologi XII. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biologi XII. Tampilkan semua postingan
Selasa, 21 Juni 2011
Materi Genetik
Pada tahun 1868 seorang mahasiswa kedokteran di Swedia, J.F. Miescher, menemukan suatu zat kimia bersifat asam yang banyak mengandung nitrogen dan fosfor. Zat ini diisolasi dari nukleus sel nanah manusia dan kemudian dikenal dengan nama nuklein atau asam nukleat. Meskipun ternyata asam nukleat selalu dapat diisolasi dari nukleus berbagai macam sel, waktu itu fungsinya sama sekali belum diketahui. Dari hasil analisis kimia...
Reproduksi Sel
Kita mengenal tiga jenis reproduski sel, yaitu Amitosis, Mitosis dan Meiosis (pembelahan reduksi). Amitosis adalah reproduksi sel di mana sel membelah diri secara langsung tanpa melalui tahap-tahap pembelahan sel. Pembelahan cara ini banyak dijumpai pada sel-sel yang bersifat prokariotik, misalnya pada bakteri, ganggang biru. MITOSIS adalah cara reproduksi sel dimana sel membelah melalui tahap-tahap yang teratur, yaitu Profase...
Materi Genetik
Pada tahun 1868 seorang mahasiswa kedokteran di Swedia, J.F. Miescher, menemukan suatu zat kimia bersifat asam yang banyak mengandung nitrogen dan fosfor. Zat ini diisolasi dari nukleus sel nanah manusia dan kemudian dikenal dengan nama nuklein atau asam nukleat. Meskipun ternyata asam nukleat selalu dapat diisolasi dari nukleus berbagai macam sel, waktu itu fungsinya sama sekali belum diketahui. Dari hasil analisis kimia...
Pertumbuhan dan Perkembangan
Perbedaan Pertumbuhan dan perkembangan No Pertumbuhan Perkembangan 1 Bertambahnya ukuran seperti panjang, lebar, volume dan massa. Suatu proses menuju kedewasaan (menuju suatu keadaan yang lebih tinggi, lebih teratur dan lebih kompleks) 2 Bersifat kuantitatif Bersifat kualitatif 3 Irreversibel (tidak dapat kembali ke keadaan semula) Reversibel (dapat kembali ke keadaan semula) 4 Dapat diukur dengan menggunakan
Kamis, 21 April 2011
Pertumbuhan dan Perkembangan Perbedaan Pertumbuhan dan perkembangan
No | Pertumbuhan | Perkembangan |
| 1 | Bertambahnya ukuran seperti panjang, lebar, volume dan massa. | Suatu proses menuju kedewasaan (menuju suatu keadaan yang lebih tinggi, lebih teratur dan lebih kompleks) |
| 2 | Bersifat kuantitatif | Bersifat kualitatif |
| 3 | Irreversibel (tidak dapat kembali ke keadaan semula) | Reversibel (dapat kembali ke keadaan semula) |
| 4 | Dapat diukur dengan menggunakan alat: auksanometer | |
pada tumbuhan,
1. Pertumbuhan primer adalah
Pertumbuhan primer pada ujung akar dan ujung batang
dapat dibedakan menjadi 3 daerah yaitu:
dapat dibedakan menjadi 3 daerah yaitu:
a.a.Daerah pembelahan sel, terdapat di bagian ujung akar.
Sel-sel di daerah ini aktif membelah (bersifat meristematik)
Sel-sel di daerah ini aktif membelah (bersifat meristematik)
b.b.Daerah perpanjangan sel, terletak di belakang daerah pembelahan.
Sel-sel di daerah inimemiliki kemampuan untuk membesar dan
memanjang.
c.c.Daerah diferensiasi sel, merupakan daerah yang sel-selnyaSel-sel di daerah inimemiliki kemampuan untuk membesar dan
memanjang.
berdiferensiasi menjadi sel-sel yang mempunyai fungsi dan
struktur khusus.
menambah diameter batang. Pertumbuhan sekunder merupakan
aktivitas sel-sel meristem sekunder yaitu kambium dan
kambium gabus. Pertumbuhan ini dijumpai pada tumbuhan dikotil.
Macam-macam Perkecambahan pada Biji
1.Perkecambahan hipogeal: apabila terjadi pembentangan
ruas batang teratas (epikotil) sehingga daun lembaga tertarik
keatas tanah tetapi kotiledon tetap di dalam tanah.
Contoh: perkecambahan pada biji kacang tanah dan kacang kapri.
ruas batang teratas (epikotil) sehingga daun lembaga tertarik
keatas tanah tetapi kotiledon tetap di dalam tanah.
Contoh: perkecambahan pada biji kacang tanah dan kacang kapri.
2.Perkecambahan epigeal: apabila terjadi pembentangan
ruas batang di bawah daun lembaga atau hipokotil sehingga
mengakibatkan daun lembaga dan kotiledon terangkat ke atas tanah.
Contoh: perkecambahan pada biji buncis dan biji jarak.
ruas batang di bawah daun lembaga atau hipokotil sehingga
mengakibatkan daun lembaga dan kotiledon terangkat ke atas tanah.
Contoh: perkecambahan pada biji buncis dan biji jarak.
Faktor-faktor yang mempengaruhi
Pertumbuhan pada tumbuhan
Pertumbuhan pada tumbuhan
1.Faktor eksternal/lingkungan: faktor ini merupakan
faktor luar yang erat sekali hubungannya dengan proses
pertumbuhan dan perkembangan. Beberapa faktor
eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan
adalah sebagai berikut:
faktor luar yang erat sekali hubungannya dengan proses
pertumbuhan dan perkembangan. Beberapa faktor
eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan
adalah sebagai berikut:
•1.Air dan mineral
•2.Kelembaban.
•3.Suhu
•4.Cahaya
2.Faktor internal: faktor yang melibatkan hormon dan
gen yang akan mengontrol pertumbuhan dan perkembangan
tumbuhan.
gen yang akan mengontrol pertumbuhan dan perkembangan
tumbuhan.
1.1.Auksin
2.2.Giberelin
3.3.Sitokinin
4.4.Gas Etilen
5.5.Asam Absisat
6.Kalin
6.Kalin
Macam-macam hormon kalin adalah sebagai berikut.:
a.Rhizokalin: merangsang pembentukan akar
b.Kaulokalin: merangsang pembentukan batang
c.Anthokalin: merangsang pembentukan bunga
d.Filokalin: merangsang pembentukan daun
Pengaruh Cahaya pada pertumbuhan Tumbuhan:
Cahaya bermanfaat bagi tumbuhan terutama sebagai energi
yang nantinya digunakan untuk proses fotosintesis. Cahaya
juga berperan dalam proses pembentukan klorofil. Akan
tetapi cahaya dapat bersifat sebagai penghambat
(inhibitor) pada proses pertumbuhan, hal ini terjadi karena
cahaya dapat memacu difusi auksin ke bagian yang
tidak terkena cahaya. Sehingga, proses perkecambahan yang
diletaan di tempat yang gelap akan menyebabkan terjadinya
etiolasi
yang nantinya digunakan untuk proses fotosintesis. Cahaya
juga berperan dalam proses pembentukan klorofil. Akan
tetapi cahaya dapat bersifat sebagai penghambat
(inhibitor) pada proses pertumbuhan, hal ini terjadi karena
cahaya dapat memacu difusi auksin ke bagian yang
tidak terkena cahaya. Sehingga, proses perkecambahan yang
diletaan di tempat yang gelap akan menyebabkan terjadinya
etiolasi
Tumbuhan:
| No | Unsur hara | FUNGSI |
| 1 | Belerang (S) | Merupakan komponen utama protein dan koenzim pada tumbuhan |
| 2 | Fosfor (P) | Merupakan komponen pembentuk asam nukleat, fosfolipid, ATP dan beberapa koenzim |
| 3 | Magnesium (Mg) | Merupakan komponen klorofil dan mengaktifkan banyak enzim pada tumbuhan |
| 4 | Kalsium (Ca) | Merupakan unsur penting dalam pembentukan dan stabilitas dinding sel, memelihara struktur dan permeabilitas membran, dan mengaktifkan banyak enzim pada tumbuhan |
| 5 | Kalium (K) | Merupakan kofaktor yang berfungsi dalam sintesis protein |
| 6 | Nitrogen (N) | Merupakan komponen asam nukleat, protein, hormon dan koenzim |
| 7 | Oksigen (O) | Merupakan komponen utama senyawa organik tumbuhan |
| 8 | Karbon (C) | Merupakan komponen utama senyawa organik tumbuhan |
| 9 | Hidrogen (H) | Merupakan komponen utama senyawa organik tumbuhan |
| 10 | Molibdenum (Mo) | Komponen esensial untuk fiksasi nitrogen |
| 11 | Nikel (Ni) | Kofaktor untuk enzim yang berfungsi dalam metabolisme nitrogen |
| 12 | Seng (Zn) | Merupakan unsur yang aktif dalam pembentukan klorofil, mengaktifkan beberapa enzim |
| 13 | Mangan (Mn) | Merupakan unsur yang aktif dalam pembentukan klorofil, mengaktifkan beberapa enzim |
| 14 | Besi (Fe) | Merupakan komponen sitokrom, mengaktifkan beberapa enzim |
| 15 | Klor (Cl) | Diperlukan untuk tahapan pemecahan air pada fotosintesis, diperlukan dalam menjaga keseimbangan air |
Langganan:
Komentar (Atom)